Penatalaksanaan Glaukoma Dan Penanganan Secara Herbal

Penatalaksanaan Glaukoma dan Cara-cara Efektif Dalam Melakukannya

penatalaksanaan glaukomaBagi penderita glaukoma, cara penatalaksanaan glaukoma tak diragukan lagi merupakan cara yang wajib diketahui mengingat dengan mengetahui cara penatalaksanaan glaukoma, penderita glaukoma dapat menemukan solusi penyembuhan glaukoma yang mereka derita. Cara penatalaksanaan glaukoma sendiri meliputi berbagai cara mengingat glacucoma bisa disembuhkan lewat berbagai cara berbeda. Itu berarti, jika Anda adalah seorang penderita glaukoma, Anda akan mempunyai banyak sekali pilihan cara pengobatan glaukoma yang bisa Anda lakukan untuk menyembuhkan glaukoma Anda. Jika Anda termasuk salah satu dari penderita glaukoma dan Anda ingin mengobati glaukoma yang Anda derita tersebut, berikut adalah berbagai cara penatalaksanaan glaukoma yang harus Anda ketahui jika Anda ingin glaukoma yang Anda derita segera sembuh.

Berbagai Cara Penatalaksanaan Glautoma Kronis

Jika Anda adalah seorang penderita glaukoma, ada banyak sekali cara penatalaksanaan glaukoma yang harus Anda ketahui. Cara penatalaksanaan glaukoma yang wajib Anda ketahui sendiri, tentu meliputi berbagai cara berbeda mengingat glaukoma sendiri meliputi glaukoma kronis serta glaukoma akut. Jika Anda adalah penderita glaukoma kronis, misalnya, cara penatalaksanaan glaukoma pertama yang harus Anda ketahui yaitu terapi obat-obatan. Terapi ini sendiri tidak diberikan pada kasus-kasus yang sudah lanjut dan terapi yang dilakukan sendiri tentu meliputi banyak hal. Dalam terapi obat-obatan sendiri, terapi awal yang biasa diberikan yaitu penyekat beta.

penatalaksanaan glaukomaPenyekat beta yang bisa digunakan dalam terapi obat-obatan bisa meliputi betaxolol, levobunolol, timolol, carteolol, serta metipranolol. Selain penyekat beta, simpatomimetik yang meliputi adrenalin dan depriverin juga biasa diberikan pada terapi awal dalam terapi obat-obatan. Untuk melakukan tindakan penatalaksanaan glaukoma sendiri, diperlukan ketelitian dan kehati-hatian yang tinggi. untuk itu, obat harus diberikan dengan dosis yang paling rendah dan frekuensi pemberiannya pun tidak boleh terlampau sering. Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya efek samping. Dalam terapi obat-obatan sendiri, pemilihan produk juga harus dilakukan dengan ekstra hati-hati dan terdapat produk yang tidak boleh digunakan dalam terapi obat-obatan untuk menyembuhkan glaukoma.

Salah satu produk yang tidak boleh digunakan dalam terapi obat-obatan yang dilakukan untuk mengobati glaukoma yaitu miotikum dan tentu saja, ada alasan pasti mengapa produk tersebut tidak boleh digunakan. Alasannya, meski miotikum merupakan antiglukoma yang terbilang cukup baik, produk tersebut tidak boleh digunakan karena efek samping yang dapat ditimbulkan oleh penggunaan produk tersebut dalam tindakan penatalaksanaan glaukoma. Efek samping diantaranya adalah Peningkatan tekanan intraocular, sikloplegia (kelumpuhan iris mata, Midriasis, mulut kering, padangan kabur, kemerahan apda jawah dan lebih, heistensi dan retensi urin, dada berdebar, muntah, konstipasi atau sukar buang air besar dan lainnya. Sementara itu, jika terapi obat-obatan yang dilakukan masih terlihat belum terlalu efektif, solusi yang dapat diambil yaitu dengan meningkatkan konsentrasi obat. Selain peningkatan konsentrasi obat, penggantian jenis obat juga bisa menjadi solusi lain yang bisa diambil. Jika penggantian jenis obat masih belum membuahkan hasil, maka solusi yang bisa diambil yaitu menambah dengan jenis obat lain.

Terapi obat-obatan sendiri, tentu bukan satu-satunya cara yang bisa dilakukan dalam penatalaksanaan glaukoma mengingat selain terapi obat-obatan, terapi bedah juga termasuk dalam terapi yang dapat dilakukan untuk mengobati glaukoma kronis. Terapi bedah pertama yang bisa dilakukan untuk mengobati glaukoma yaitu trabekuloplasti. Terapi ini dilakukan jika TIO atau tekanan intra okular masih tetap tidak dapat dikontrol ketika pengobatan medikamentosa telah dilakukan secara sangat maksimal. Pengobatan medikamentosa sendiri adalah pengobatan yang dilakukan dengan menggunakan obat sistemik atau obat yang mempengaruhi seluruh tubuh penderita. Trabekuloplasti sendiri tentu bukan satu-satunya terapi bedah yang bisa dilakukan untuk mengobati glaukoma.

Selain trabekuloplasti, jenis terapi bedah lain yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan glaukoma yaitu trabekulotomi. Trabekulotomi adalah sebuah bentuk terapi bedah yang juga biasa disebut dengan bedah drainase dan terapi ini sendiri tentu tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Dalam penatalaksanaan glaukoma, trabekulotomi hanya boleh dilakukan ketika trabekuloplasti gagal sehingga sebelum melakukan trabekulotomi, trabekuloplasti harus dilakukan terlebih dahulu. Selain dilakukan ketika trabekuloplasti gagal, trabekulotomi juga boleh dilakukan ketika ada kontraindikasi dengan trabekuloplasti ataupun jika memang diperlukan TIO atau tekanan intra okular yang lebih rendah lagi. Ada banyak sekali cara penatalaksanaan glaukoma yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan glaukoma kronis.

Cara-Cara Efektif Penatalaksanaan Glautoma Akut

Mengingat glaukoma kronis dan glaukoma akut adalah dua tipe glaukoma yang berbeda satu sama lainnya, cara penatalaksanaan glaukoma yang bisa dilakukan untuk mengobati glaukoma akut tentu berbeda dengan cara yang bisa dilakukan untuk mengobati glaukoma kronis. Cara yang bisa Anda lakukan untuk mengobati glaukoma akut meliputi, misalnya, terapi medikantosa. Terapi medikantosa dilakukan dengan tujuan untuk menurunkan TIO atau tekanan intra okular dengan menggunakan obat yang mempengaruhi seluruh tubuh atau obat sistemik. Obat sistemik yang bisa digunakan dalam dalam terapi medikantosa sendiri meliputi tiga kategori obat sistemik yaitu inhibitor karbonik anhidrase, agen hiperosmotik, serta anti muntah dan anti nyeri.

penatalaksanaan glaukomaObat sistemik yang masuk dalam ketegori inhibitor karbonik anhidrase sendiri tidak boleh diberikan secara sembarangan dalam tindakan penatalaksanaan glaukoma. Dalam terapi medikantosa, inhibitor karbonik anhidrase haruslah diberikan secara intravena (acetazolamide 500mg) lalu diberikan sebagai obat minum lepas lambat sebanyak 250 mg 2 kali sehari. Sementara itu, dalam kategori agen hiperosmotik, obat yang bisa digunakan yaitu obat yang berbentuk obat minum seperti isosorbide dan glycerol dan yang berbentuk intravena misalnya manitol. Obat tersebut diberikan ketika TIO atau tekanan intra okular sangat tinggi atau jika acetazolamide sudah terbilang tidak efektif lagi ketika digunakan. Sementara itu, jika gejala tambahan terjadi, anti muntah atau anti nyeri bisa diberikan kepada penderita.

Untuk melakukan penatalaksanaan glaukoma, cara lain yang bisa dilakukan selain terapi medikantosa yaitu pemberian obat tetes mata lokal. Untuk mengobati glaukoma dengan cara memberikan obat tetes mata lokal, obat pertama yang bisa digunakan yaitu penyekat beta. Obat-obat yang termasuk dalam kategori penyekat beta yaitu betaxolol, timolol, carteolol, levobunolol, serta metipranolol dan Anda bisa menggunakan berbagai produk tersebut 2 kali sehari untuk menurunkan tekanan intra okular. Jenis obat lain yang bisa Anda coba gunakan yaitu obat yang dapat berfungsi sebagai dekongestan mata, steroid atau prednison. Obat tersebut bisa digunakan 4 kali sehari dan diberikan 30-40 menit sesudah terapi sistemik dilakukan.

TANOMAX- Herbal GlukomaSelain penyekat beta dan steroid atau prednsison, jenis obat tetes mata lokal lain yang bisa Anda gunakan dalam mengobati glaukoma adalah miotikum. Jika Anda berniat untuk menggunakan produk tersebut, Anda harus memastikan diri untuk selalu mengingat bahwa ketika Anda menggunakan miotikum, pilokarpin 2% pertama harus Anda gunakan sebanyak 2 kali dengan jarak 15 menit dan diberikan sebanyak 4 kali sehari sementara pilokarpin 1% dapat Anda gunakan sebagai bentuk pencegahan pada mata lainnya sebanyak 4 kali sehari dan batasnya adalah sampai sebelum dilakukannya iridektomi pencegahan. Untuk mengobati glaukoma akut, cara lain yang bisa Anda lakukan yaitu terapi bedah. Terapi bedah yang bisa Anda jalani untuk mengobati glaukoma akut yaitu iridektomi perifer dan trabekulotomi atau bedah drainase. Terdapat banyak sekali cara penatalaksanaan glaukoma yang bisa dilakukan untuk mengobati glaukoma akut saat ini.

Saat ini, Glaukoma dapat dilawan dengan herbal alami yang memiliki sertifikasi BPOM, bukan hanya memperbaiki saraf mata dari luar, tapi juga dari dalam. TANOMAX adalah herbal alami yang telah di keluarkan oleh amerika dan bersertifikasi Halal. Herbal Ampuh ini memiliki paket yang dinamakan TANOMAX yang berfungsi untuk di tetes dan di minum secara teratur untuk melawan glaukoma. TANOMAX sudah beredar di Indonesia di pesan secara online.

Pengobatan Glaukoma Pakai TANOMAX- Murah
Pengobatan Glaukoma Pakai TANOMAX- Murah

Haiy! Teman Atau Keluarga Anda Menderita Glukoma?!

Dapatkan Tips Mengatasi Dan Melawan Glaukoma !

Isi Form Dibawah Ini Sekarang, Gratis !

(Rekomendasi Dokter)

Mohon Diisi Pak/Bu

Mohon Diisi Nama Panggilan Anda

Mohon Diisi Email Anda